Jum. Agu 6th, 2021

AIR MATA

Air Mata
*********

Karya: Chendanabiru

Tertinggal pada angin
Air mataku tetap tidak kering
Lalu rebah ke tanah
Hilang di antara butir pasir
Menyelami rekah
Kembara entah kemana
Setelah membaca luka pada nyawa
Sebelum dibawa malaikat pulang pada-Nya

Hujan yang tersisa di pipi bunga
Saksi kematian rindu
Belati masih terhunus di tangan cemburu
Darah likat membasahi
Menitik ke dalam hati
Menjadi tangisan seribu puisi

02042018, Dili, 1040am

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: