Jum. Apr 10th, 2020

Arjuna Mencari Cinta

Image source : thayyiba.com

ARJUNA MENCARI CINTA

Menutup aurat dengan jemarimu yang lentik
Adalah mengkaiz-kaiz semaian biji tasbih yang selalu tak usai terhitung
Purnama yang bersolek di ufuk merajut janji dengan biduk tandai waktu
Dan fajar sodiq yang selalu memburu tawarkan pelangi
Melukis makna hadijah dan muhamad adalah di relung yang pekat
Derai air mata pun alirkan ke muara hati
Menyembilu di sudut-sudut kalbu

Menutup aurat dengan jemari lentikmu
Adalah sura adzandi surau-suara
Tak kenal batas
Tak kenal kasta
Tak kenal kelamin
Tak pandang siapa aku atau kamu
Dan kita hanya dapat menyebutNYA

Menutup aurat dengan jemarimu yang lentik
Adalah suara hati yang merindukan kekasih
Seperti bayi menetek ibunya
Begitu tulus tanpa birahi
Meski dengan malu-malu menyerahkannya
Seberkas cinta yang putih.

Menutup aurat dengan jemarimu yang lentik
Adalah seperti Jibril memerintahkan Muhammad
Iqro’ bismirobikal ladzi kholaq
Dan Muhammad pun tulus menjumputinya
Lalu mengeja alif
Dengan segala kekurangannya
Dengan segala resikonya
Meski harus berjihad
Meski harus terhina
Dan mukhamad pemenangnya.

Menutup aurat dengan jemari lentikmu
Adalah mendekap boneka kristal dipadang kuru setra
Tak satupun boleh melukai
Dengan tombak di kanan
Menggandengmu dikiri
Adalah sebuah keberanian yang perlu dibuktikan
Bertamengkan cinta
Bermahkota setia
Akulah sang arjuna dan engkaulah srikandinya
Memadu kasih di medan laga.

Mas Ton 10-10-2014
Hartono Sonjaya

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: