Sab. Mei 8th, 2021

B A R A S U A R A

B A R A S U A R A

Oleh: Wawan Tallawengkaar

Di seberang jalan, setubuh penuh luka
Lelaki bermata hujan, telanjang dada
Berdarahdarah, terlunta karena cinta
Ruh-nya hampir terjungkal ke neraka

Terhenyakku tanpa suara di belantara
Sunyiku mendapati bara tiada ber-raga
Suaraku membakar mataku dalam gema
Aku melihat diriku, di seberang jalan-Nya

Aku berlari, meraih sebentuk tubuhku
Terisak tangis tanpa mataku
Terbujur letih di liangku
Dengan hati terpilu

Setatap iba
Matamata
Caracara
Berpaling melata

Suara membara merangah
Napas lepas begitu lelah
Gugusan wajahwajah
Bermata amarah

Aku mendapatiku
Di antara rindurindu
Di antara pilupilu
Lalu membatu

Aku rindu mentari
Sebentuk cahaya pagi
Aku rindu polah bidadari
Sebentuk udara berseri

Tubuh seluka ini, bertumbuh diri
Suara sebara ini, mengabarkan lestari
Agar esok, hangat mentari bisa kunikmati
Sebagaimana lonceng telah berbunyi

#rontokankuekering
Demak 07 Juni 2018

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: