Sen. Okt 21st, 2019

CATATAN PALSU Kumpulan Puisi LAIN DILAN

001
By: k
——————————————————– 🌿 —

– Singkatnya Hidup –

Burung-burung berlalu lalang
Ada yang datang ada yang menghilang.

Perpisahan di depan mata
Dihalang besarnya dunia.

Mereka terlahir dan mereka berakhir
Di ujung secuil dupa
Usia hanya menakar cerita.

Hembuskan nafas rapuh di dada
Kematian usaikan derita
Berpulanglah ke alam-Nya
Dan tinggalkanlah nama untuk dunia.

— 🌿 ——————————————————–

Catatan palsu.
Bogor, 26 agustus 2018.

[divider]

002
By: k
——————————————————– 🍀 —

– Masih Berharap –

Sendiri aku masih di sini
Bersama renungan hari sepi
Diam tanpamu.

Aku merindu …

Tak pernah ada yang berbeda
Kemarin, hari ini maupun lusa
Semua tetap sama.

Andai rembulan dapat tuk temani
Mengisi malam-malam yang sepi
Takkan menangis ku seperti ini.

Mencoba aku bertahan
Dari rindu yang ‘kan menggulingkan
Walau perih teramat menyakitkan.

O, rembulan dengar suara hati
Bahwaku lelah menanti di sini
Lihatlah dirinya, dia sedang apa
Aku berdoa untuk dia.

Aku menunggu
Berharap masih menjadi warna
Dalam hati dan hidupnya.

— 🍀 ——————————————————–

Catatan palsu.
Bogor, 28 agustus 2018.

[divider]

003
By: k
——————————————————– 💞 —

– Tak Terganti Dirimu –

Ibu, selembut sutra cintamu
Sebening embun dikala pagi
Membasuh tubuh ini
Kasih sayangmu padaku.

Takan terganti dirimu
Engkau abadi di setiap waktu
Seperti halnya nasehat-nasehatmu
Yang ku ingat selalu.

Di setiap sujud aku meminta
Di waktu seperempat malam buta
Semoga malaikat kan slalu menjaga
Dirimu ibu, dalam lelap pun terjaga.

Engkau adalah malaikatku
Lentera-lentera dalam gelapku
Kasih sayang tak terhingga
Teruntuk engkau ibu, sepanjang masa…

— 💞 ——————————————————–

Catatan lama
Bogor, 11 juli 2018.

[divider]

004
By: k
——————————————————– 💝 —

– Si Kerudung Biru –

Kerudung biru menyejukkan hati
Senyum lembut di bibir tipis
Memancar aroma melati.

Indah langkah kuku-kupu
Mengepak sayap begitu anggun
Menawan sudah dirimu
Terlenaku jatuh bangun.

Kau bidadari ataukah manusia
Bagai mimpi tiada kesudah
Hadirmu membawa gundah
Gundah aneh tak terbaca.

Segala keindahan dunia
Meredup seolah tak bernyawa
Sampai hati tak terpungkiri
Tak bisa lepas memandangmu kini.

Di dekatmu jantung berdegup
Tetaplah di sana karena aku gugup
Jangan kau datang lebih dekat
Karena aku tak bisa untuk tak terpikat.

Hati tergelitik penuh warna
Wajah memerah terpikat pesona
Inikah cinta ataukah aku sudah gila?

Setiap kali kita bertemu
Mengapa ada pelangi di wajahmu
Setiap kali aku tersenyum
Mengapa selalu tertuju padamu.

Hay gadis berkerudung biru!

Tahukah kau apa yang terjadi
Setiap malam hati merintih
Memanggilmu dalam mimpi
Bersama rindu yang melirih.

Kepada engkau duhai melati
Aku jatuh hati
Si cantik berkerudung biru
Kamu.

— 💝 ——————————————————–

Catatan palsu.
Bogor, 30 agustus 2018.

[divider]

005
By: k
——————————————————— 💦 —

– Mantan 2 –

Terpisah oleh ruang
Dari jarak perbedaan
Masihkah ada kata sayang
Dari kita yang pernah berbagi perasaan.

Masih ku ingat kata perpisahan
Kita yang terhenti di persimpangan
Dan engkau yang dulu meninggalkan
Pergi membawa sepotong harapan.

Antara kita tak ada lagi ikatan
Kau bersamanya cinta masa depan
Tempat di mana aku pernah berada
Di hatimu cinta.

Tolong kembalikan
Senyum, tawa dan segala ceriaku
Tolong kembalikan
Hari indah yang masih tinggal di masa lalu.

Tolong berikan itu
Ajari aku melupakan
Sepertimu
Aku ingin kebahagiaan

Sebagai mana kau melupakan
Aku pun ingin cinta yang lain
Di mana seutuhnya kan kuberi
Pada ‘dia’ sang pemilik hati.

Ajari aku melupakan
Ambilah sisa rindu yang masih tersimpan
Kembalikan sepenggal rasa itu
Agar ku bahagia menjalani hari baru
Bersamanya sang penggantimu.

— 💦 ———————————————————

Catatan palsu
Bogor, 1 september 2018.

[divider]

006
By: k
——————————————————— 🐞 —

– Origami Rindu 2 –

Masih pada selembar washi
Tentang kupu-kupu origami
Tersimpan di toples kenangan
Cahaya hati di balik senyuman.

Lelah pundak dalam menunggu
Malam kerap hadirkan ragu
Tanda tanya membabi-buta
Bertahan pada seutas doa.

Kupu-kupu kecil origami rindu
Terbang membawa sepucuk harapan
Diam-diam hinggap di pundakmu
Mengisahkan tangis dalam kesepian

Pergilah,
sentuh hatinya
Katakan:
Aku masih merindukannya.

— 🐞 ———————————————————

Catatan palsu.
Bogor, 3 september 2018.

[divider]

007
By: k
——————————————————— 🌅 —

– Senja Membawa Cerita –

Sore datang hadirkan senja
Menghampar jingga merona
Turun membawa kisah lama
Bersama dia yang pernah dipuja.

Bukan senja yang bermakna
Di balik tabir sang surya
Di bawah langit terselip cerita
Pernah ku kecup gadis istimewa.

Cerita cinta dahulu
Ku senyumkan tertanda manis
Pada dia si gadis
Yang dulu suka memelukku.

O, impian.
O, gadisku.
O, kenangan.
O, dahulu.

Tersenyumku
Mengingatmu.

Langit redup berganti malam
Gelap datang senja tenggelam
Matahari pergi perlahan-lahan
Tertanda lambaian salam perpisahan.

— 🌅 ———————————————————

Catan palsu.
Bogor, 3 september 2018.

[divider]

008
By: k
——————————————————— 💔 —

– Semesta Menyimpanmu –

Hari demi hari berganti
Daun-daun berguguran
Sepanjang tahun musim terlalui
Langkah lunglai menyusuri kehampaan.

Di bibir daun menetes embun
Sisa tangis rembulan semalam
Meski hujan menghapus langkah
Angin selalu meniup jelaskan arah.

Sia-sia!

Pada siapa ku katakan?
Malam, siang ataukah pagi
Bahwa aku masih di sini.

Pada siapa aku mengadu?
Pepohonan, bintang ataukah angin
Perihal sakitnya rindu ini.

Berharap hujan setiap waktu
Agar bumi tak nampakkan jejakmu
Namun mentari enggan
Masih berbinar menghangatkan.

Biarlah ku nikmati
Di setiap helaan nafas ini
Tentang kamu dan semesta
Engkau memang tak bisa ku lupa.

— 💔 ———————————————————

Catatan palsu.
Bogor, 8 september 2018.

[divider]

009
By: k
——————————————————— 💔 –Surat Untuk Mantan

– Tentang Aku –

Tiada waktu seindah dahulu
Saat memadu kasih bersamamu
Melukis hari-hari bahagia
Sepanjang jalan torehkan pena cinta.

Masih indah tiada terkata
Sapa manis terngiang di telinga
Merapalkan kenangan lama
Meski semua hanyalah tinggal cerita.

Seseorang jauh di sana
Tiada kabar tiada berita
Sesekali ingin ku dengar dirimu,
sedang apa?

Ingin bertanya pada kupu-kupu
Sedikit kabar dirimu
Engkau yang kini bersama dia,
penggantiku.

Banyak hal terjadi
Selepas kepergian
Ingin bercerita lewat merpati
Atau angin membisik kerinduan.

Tentang aku yang sendiri bersedih
Di malam hari menangisi luka hati
Dan aku yang kesepian tanpamu lagi.

Merangkak dari titik terhancur
Mencari serpihan harapan
Walau sulit tuk berjalan
Kemana arah masa depan.

Tetap bertahan dalam satu impian
Tentang mimpi masih mencintai.

Tak terpungkiri
Sekian lamanya waktu
Menyendiri di balik sepi
Engkau masih tetap di hatiku.

Maaf, masih menyimpan di hati
Bukan maksud enggan mencari pengganti
Tetapi engkau masih terlalu berarti.

Untukku
hidupku
Masih segala tentangmu.

Hanya mampu mendoakan
Sedikit kebahagiaan
Walau tak bersama
Biarlah itu menjadi jalan
Bagaimana harus merelakan.

Surat ini ku buat untukmu
Dari sekian kepingan rindu
yang tak mungkin meminta temu.

padamu, mantan terindahku.
Salam kasih dari aku yang pernah kau cintai.

— 💔 ———————————————————

Catatan palsu.
Bogor, 11 september 2018.

[divider]

010
By: k
————————————————— 🍂 —
(Milea 5)

– Musim yang Sama –

Seperti bunga
Kelopaknya kembali melayang
Bergugur di akhir musim

Aku masih di sini
Duduk di ujung kesepian
Memandang lukisan hati
Dalam penantian.

Andai kamu tahu
Rindu telah menyayat hati
Akankah kamu kembali
Menjumpaiku di sini?

Di musim yang sama
Ku jumpai cerita
Tentangmu lagi, milea.

— 🍂 —————————————————

Catatan palsu.
Bogor, 17 september 2018.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: