Selma oleh Chendanabiru

Selmaoleh Chendanabiru Selma mendekati jendela, melihat pagi yang masih pucat di balik tirai dan menikmati hawa dingin yang menikam kulit ari. Dia memeluk...

LELAKI TERINDAHKU oleh Chendanabiru

LELAKI TERINDAHKU Karya: Chendanabiru Pagi ini, tiada bicara antara kami. Barangkali suara kami hilang dalam pertengkaran semalam. Hingga cumbu tadi malam begitu sepi, tanpa...

MALAM DAN KENANGAN oleh Chendana Biru

MALAM DAN KENANGANCerpen Karya: Chendanabiru Fika menatap satu persatu menu di warung makan itu. Dia tertarik untuk duduk di situ selama mungkin. Sebenarnya, sejak...

Kereta Api ke Surabaya oleh Tinta Angkara

Kereta Api ke Surabayaoleh Tinta Angkara Kereta api itu berangkat jam enam tepat di pagi hari yang cerah. Asap dari kereta bercengkrama mesra...

LINDUR oleh Indah Patmawati

LINDUR oleh Indah Patmawati “Ini untuk yang terakhir kalinya Nur, kuulangi permintaanku yang kemarin-kemarin. Menikahlah denganku dan jadilah istriku!” kata Ran tak mampu mengusir kegundahan hatinya....

PIDIO KOL oleh Indah Patmawati

PIDIO KOL oleh Indah Patmawati “Wueeehhhh...jiamputtt! Kau ini mau ke mana, Mad. Pakai baju batik celana komprang. Necis amat,” teriak Kang Parjo dari gubuk pinggir sawah...

KOMPLOT oleh Chendana Biru

Cerpen : KOMPLOT Karya : Chendanabiru Halim menyeka wajahnya yang dibasahi keringat, dia memandang Wardi dengan bimbang. Wardi membalas tatapan Halim dengan menundukkan wajah ke tanah....

PUTIH ABU-ABU oleh Nhaza

PUTIH ABU-ABU oleh: Nhaza Ketika itu menatap matamu adalah keindahan, di sela-sela seragam putih abu-abu aku selalu mencuri arah gerakmu. Pernah kau tanya "ada apa denganku?" Aku jawab "gak...

CINTA oleh CHENDANA BIRU

CINTA --------- #Cerpen karya: Chendanabiru “Hey, Rena!” Lola memanggil dengan kuat sehingga semua orang yang berada di situ menoleh kepadanya, gadis yang tinggi lampai dan bersuara agak garau...

PEREMPUAN KEDUA oleh Indah Patmawati

PEREMPUAN KEDUA oleh Indah Patmawati Ada yang tak bisa kupoles, hati luka dan wajah duka karena terabai. Perlakuan yang tak seharusnya kuterima darimu telah membuka cara...
- Advertisement -

Terbaru

Chendanabiru | SAJAK DI KOTA SENJA

001SURAT RINDU--------------------- sekeping surat rinducarik di dalam semburat senjasemua kata-katatercicir di kaki langittiada suaratanpa jerit aku belum bacadan belum mengenal tempatnyadi mana kau goreskan...

Andre Liem | Desember

001"LAMBAIAN PAGI"(murid omar bak'rie) Kau ayun sepeda jengki jalan dengan perlahanbersama kawan kau berboncengan di jalan Mengarungi tepian kota yang dinginredup menyapa indah...

Permainan Dendam oleh Chendanabiru

Permainan Dendamoleh Chendanabiru Jalan penuh sesak, di mana-mana mobil beratur panjang, bergerak lambat. Debu-debu bertebaran ditiup angin, hinggap di tingkap mobil, di warung-warung...