Kam. Nov 21st, 2019

A Corpse in My Bed

A Corpse in My Bed

Terlalu senja tuk menyadari
Kau tak mungkin kembali
Namun ku kan terus menunggu
Ketika kau bangun dari tidurmu

Hujan mulai selimuti senja
Pasir kebenaran mulai tertiup angin kegelapan
Namun hujan kan membawanya
Menyatukan serpihan demi serpihan

Jika kau tak meninggikan suaramu
Siapa yang tahu
Jika kau tak bangkitkan amarahku
Siapa yang tahu

Aku kan terus menunggu
Bangunlah dari tidurmu
Sampai kapan ku harus menunggu
Daging dan darah tak berjiwa

Di ruang kamar tidurku
Yang penuh kenangan bercampur darah

Maafkanlah Cintaku…

by : Angga I Anurraga

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: