Ming. Apr 18th, 2021

Moksa

Tak ada lagi payung melindungi
dari terik membakar, dan hujan yang membanjiri
tak apa, kan tetap kusyukuri
toh payung tak lagi berarti

Saat harga diri terenggut
harta pun direbut
Aku berteriak
“Di mana tombakku?”
Aku berlutut lesu
runcing mereka mengarah kepadaku

Berjalan tertatih tanpa tongkat
habis sudah dimakan rayap
Aku terjatuh tapi masih kuat
Tetapi…

Tanahmu menguburku
Airmu pun menenggelamkan
dulunya juga milikku, sayang
aku masih hidup menunggu
keajaiban kan datang, mungkin
harus kubuat Gua Ashabul Kahfi-ku sendiri
bila terus kau sakiti
Lepas semua rasa peduli
darimu dan juga aku

Hanya lelah yang kurasa
jangan paksa kutulis ‘cinta’
yang tak bisa kau eja

Aku bersembunyi, kini
dengan anjingku sendiri
Jangan kau usik lagi
kedamaian, orang mati

Moksa
oleh Fulan Az Zahwan
07.02.2018
22.49

Photo source : http://infobimo.blogspot.co.id

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: