Ming. Jun 20th, 2021

Negeriku

NEGERIKU
Karya: Burung Gereja

Beranjaklah langit memapah mentari ke pintu pulang
Cerita berlalu-lalang dilelang demi keceriaan
Selamat datang malam dihantar hujan petang

Ada yang kembali terulang selain keramaian
Yaitu secangkir kopi tanpa gula
Pun sebatang rokok yang dihisap bersama
Mewadah cakap-cakap cinta dan gelisah terhadap tanah tercinta

Tak elok negeri ini kian hari, seorang bersuara kepada lainnya
Memercik api menjilat tubuh-tubuh sarjana
Tergeletak menggelepar lapar
Pengetahuan tinggi tanpa memikirkan raut-raut elegi yang memanggil pagi
Percuma!

Korupsi bukan lagi satu-satunya belati
Yang membuat negeri ini terguncang sampai mati
Kini kemajuan zaman telah dipolitisi
Sehingga amanat-amanat negeri berbelok rapi
Dari hoax para bedebah kepada ibu jelata
Dan tinggal menunggu hari
Pesta kebesaran tuan penyimpang diperingati

Harusnya tak ada tanya yang menunggu wadah
Harusnya tak ada takut sebelum yang lain mulai merajut
Negeri ini sudah terlalu lama dibodoh-bodohi
Sampai satu per satu lupa jati diri

Harusnya tak ada jenjang sejahtera yang diperjuangkan
Harusnya tak ada tangis karena kelaparan
Tapi negeri ini tak diisi oleh manusia
Melainkan binatang yang sibuk memperebutkan tempat untuk bertakhta

Hai negeriku
Sampai malam ini entah berapa juta puisi dibuat untuk menumbuhkanmu
Tapi tak ada satu pun yang dicengkram cakar garuda

Bekasi, 3 Maret 2018

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: