Ming. Apr 18th, 2021

Pada Hari Ketujuh Puluh Lima

Aku tidak biasa jalan pagi
Biasanya subuh usai
Lalu kutanami lahan sunyi
Tumbuhan haus kusirami
Menyusuri sisi kali
Juga pematang sawah pak tani.
Ini pagi belukar kususuri
Di antara riuh ramai
Terdengar jelas di kuping.
Senyumku selembut mentari
Menebar sinar berpelangi.
Indah benar Dia beri
Di tiap kejap mata seiring napas ini.
Sedapat mungkin kuabadikan dinihari
Pengingat kasih-Nya nan abadi
Begitu sempurna terekam di matajiwa ini.
Buanergis Muryono Renungan Zaman Pada Duaribudelapanbelas Hari Ketujuhpuluhlima 07:22

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: