Ming. Apr 18th, 2021

Pada Kuda

Photo source : https://www.spalding-labs.com/

Pada Kuda yang tersungkur.
Roboh di sisi jalan Bengkok Sonder
Tiada sempat meringkik
Tidak sanggup bangkit
Kedua penutup matanya menjepit
Tangkai pedati menghimpit
Para penumpang menjerit
Walau engkau kuda yang sakit.
Napasmu memburu
Bibir mulutmu berbuih
Bergetar mengeluh letih.
Kusirmu mana tahu
Kau lelah menarik gerobak tiap hari.
Para lelaki menolongmu agar bangkit berdiri
Gemetar tubuhmu menutupi keperkasaanmu selama ini
Mana gentar dengan cambuk menggeletar
Apalagi hanya suara
Kupingmu tidak budeg oleh teriakan majikanmu
Majikan
Tuan
Yang justru olehmu kauberi uang
Kekang ditarik kau berlari
Badanmu sakit masih mereka naiki
Lalu apa kau merintih
Atau berbisik dalam ringkik?
Ingin katakan,
“Manusia, mengapa tidak manusiawi?
Aku kuda
Tentu kau tidak ngerti.

Buanergis Muryono 2016 0808 02:07

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: