Sen. Okt 21st, 2019

PERJALANAN Kumpulan Puisi CHE ALDO

001
SENSASI RASA

Nikmati setiap suapan
Jangan minum
Sebelum nikmatnya
Kering di lidah…

Che Aldo,
Atambua, 2018

[divider]

002
Seekor pipit
tenggelam
di bukit
gabah..

Che Aldo,
Atambua, 2018

[divider]

003
Anak ayam
Lelah mematuk tulang
Ditinggal induknya

Che Aldo,
Atambua, 2018

[divider]

004
Seekor anjing
mengendus
aroma hidangan
di atas pelepah bambu..
Setelah kenyang
sang petapa
berteduh di rindang
pohon tua..

Che Aldo,
Atambua, 2018

[divider]

005
Seekor lalat
mabuk amis darah
terjungkal
di genangan clossed

Che Aldo,
Atambua, 2018

[divider]

006
PADA TITIK AKHIR

Suara suara sumbang
Memaksa waktu
Berputar kembali..
Pada kisah
Yang ditertawakan
Untuk sebuah pembelaan
Kelemahan diri..
Aku hanya tersenyum
Meninggalkan nurani yang mati
Atas nama cinta
Dalam keruhnya cara pandang..
Jika saja..
Ah..percuma..
Ibarat kata pepatah
Hanya katak dalam tempurung..

Che Aldo,
Atambua, 2018

[divider]

007
SELAMAT MALAM SAYANG

Mengecup keningmu
Penuh cinta
Setelah sedetik
Kita terpisah,
Sebagai jawaban
Atas pertanyaanmu
“Apakah aku tak berarti lagi ?…”

Che Aldo,
Atambua, 2018

[divider]

008
LEMBARAN TAKDIR

Panas tak hiraukan
Kering ranting ranting
Setia mengakar
Di tepian bukit..
Burung burung berteduh
Di bayang bayang bebatuan
Mengawasi lincah ikan ikan kecil
Bermain ombak..

Kita terus melaju
Merekam semua kisah
Romantis pilu itu
Yang memang begitu sedari dulu..

Jangan tanya mengapa
Sebab tak ada yang tak mungkin
Dalam lembaran takdir..

Che Aldo,
Atapupu,2018

[divider]

009
KITA TIDAK SEDANG BERLARI

hanya waktu yang terus berputar
melepas satu persatu usang usia
mencatat setiap langkah terlewati
catatan itu takkan hilang percuma
bahkan bualan yang sering terlupa
juga hal remeh yang cepat pudar
semua hal yang mungkin biasa saja
semua gerak ekspresi diri
adalah kenyataan yang kan kembali
kita hadapi
hanya saja ketika itu malu dan sesal
tak lagi berarti

Che Aldo,
Catatan Malam, Atambua, 2018

[divider]

010
INILAH PERJALANAN

Bukan apa yang kita tuju
Tapi apa yang kita beri
Sebelum sampai tujuan,
Segala gambaran kepastian
Menjanjikan manisnya keabadian
Di akhir perjalanan menuntut
Kesabaran, keikhlasan dan keberanian
Keputusannya ada pada kemauan
Yang tak ingkari sang pemilik hati
Berhati hatilah..!!
Seringkali lembutnya lidah iblis
Mabuk kan imajinasi..

Che Aldo,
Catatan Perjalanan, 2018

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: