Kam. Mei 13th, 2021

PIDANA HATI

PIDANA HATI
………………….

Aku terpaku,terdiam tanpa suara di hadapmu
Duduk di kursi pesakitanmu
Menunggu putusan yang tak kuharap,kan kau jatuhkan padaku
Setega inikah kau hakimi rasaku,menjatuhkan pidanamu padaku
Lalu kau putuskan rasaku bersalah?

Bukankah aku tak pernah mencurinya darimu, tak pernah merebutnya darimu?
Bukankah kau yang bersalah?
Telah menjatuhkan rasamu di palung hatiku

Dan saat aku menemukanya,dan menikmati indahnya
Mengapa kau hakimiku?
Kau borgol kedua tanganku dengan janjimu…agar aku diam
Kau belenggu kakiku dengan bujuk rayumu…agar aku tak bersuara sekedar meluah rasa
Kau tutup kedua mataku dengan bisik indahmu…agar aku tak mengeluh rindu

Dan kini….
Terpidana aku di hadapan rasamu
Menjadi pesakitan rasaku di hatiku

Tiada ku menduga…
Semudah itu kau belenggu aku di terali rasamu yang kelabu.

Ast’sn…..(waras ko…)
Jbg 16042018

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: