Kam. Mei 13th, 2021

Puisi kepada Teman Lama

PUISI KEPADA TEMAN LAMA
Karya: Burung Gereja

Sejak pagi
Hingga malam ini
Secangkir kopi setia menemani
Menjaga sebilah hati
Menjilati ketidakadaan diri

Berganti-ganti menggeming waktu
Lukis tersandung aroma tubuh
Satu per satu menuju ruang kelabu

Langit tidak membubuhkan pertanyaan
Angin tidak menyisiri aksara kepalang
Pijar lampu tidak remang
Percakapan hening melangkah di depan
– pulang

Liar rumput ilalang menari basah
Menggoyangkan pandang di takhta mendesah
Ada ingin menjadi tak ingin untuk angan
Ada rindu untuk diurung dalam tabung bualan haru
Ke mana?
Ke mana kita kemudian mencantumkan alamat untuk kembali bertemu?

Seringkali gemuruh menjadikan perjalanan penuh tabu
Menatap sisa-sisa janji di gerbang mimpi
Yang perlahan meremukkan dirinya sendiri

Tepat hari ini
Kita: aku, kau dan dia
Menikmati masa dalam kepala
Tentunya yang masih tersisa untuk kita tertawakan

Menatap kosong
Walau terus bolong dan ompong

Bekasi, 20 Maret 2018

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: