Ming. Jun 20th, 2021

PULANG

PULANG
Karya: Burung Gereja

Aku berjalan menuju sebuah hari
Di mana aku pernah lahir ke suatu tempat bernama bumi
Aku mendengar harmoni tentang Ibu dan lelaki yang kupanggil Ayah
Bergurau tentang senja
Bergurau tentang hari depan penuh makna
Merintis titipan yaitu aku

Masih hangat tawa sewaktu kecil dulu
Kaki-kaki kecil berlari riang hingga tangis pecah di lapangan
Sebilah foto dan kutipan-kutipan amanat berguguran
Memayungi aku dari sesak tentang kepergian
Aku terpuruk dalam perjalanan

Samar-samar wajah teman menuding aku pada bulatnya bola
Sore menuju adzan untuk membatalkan puasa
Berlari, menggocek, melawan hingga riang mencetak kemenangan
Tak terkadang pukulan menjadi mabuk pertikaian
Beceknya tanah merah selalu menjadi bekal kepulangan
Menyusahkan Ibu yang tetap girang melihat perkembangan

Tercipta satu mimpi untuk selalu bersama menghadapi goncangan
Tangan kosong bergandengan menantang hari depan
Namun semua sirna sekelabat hari berlalu menjadi mimpi tercerai berai
Satu per satu lenyap di telan ingin
Hampa gelisah dalam kesepian menatap sirna tubuhku menangis

Berlalu dalam kesendirian
Aku memutuskan untuk berlari hingga melupa
Sampai kutemukan tubuhku duduk dalam wejangan tuan-tuan serakah
Aku memompa mimpi yang dibangun dari keresahan
Mengutip setiap khidmat selepas benturan dalam tatapan

Kini aku bergerilya untuk mengisi setiap ketinggalan
Merogoh setiap nama untuk selalu menjadi tempat pulang
Dan bagiku pulang adalah kesedihan yang membuka kenangan

Bekasi, 6 Mei 2018

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: