Sab. Mei 8th, 2021

SAMPAI DETIK INI

SAMPAI DETIK INI
Karya: Burung Gereja

Bagaimana lagi?

Setelah hari memperkokoh dirinya dalam kenangan
Aku hanya bisa mengurung diri dalam harapan
Yang senantiasa berarak ke depan
Walau nyatanya tetap diam gelisah dan ketakutan

Hatiku telah bersuara di setiap percakapan
Kepalaku sudah kusut akan setiap pergerakan

Aku merasa gelap di setiap senyummu berkembang
Paras yang mengalir tak karuan
Bagai badai datang menghantam hingga aku
Aku kehilangan arti untuk diriku

Setiap pertemuan yang datang
Jemari ini gatal mengunci jemarimu
Mata ini tak bisa berkedip untuk meninggalkanmu
Kaki ini rapuh untuk tak berjalan bersamamu

Kau tahu?
Aku selalu berharap
Setiap pagi kau datang mengetuk pintu rumahku
Memberi salam
Menyatakan keinginan untuk berjalan-jalan bersamaku

Aku tidak bisa hidup hanya dengan segala bayangan ini
Ia seperti hantu yang membuatku terjaga sampai pagi
Demi memastikan kau tetap berada di bumi

Aku harus seperti apa
Atau menjadi siapa?

Aku hanya ingin dirimu
Satu-satunya
Perempuan(ku) selamanya

Bekasi, 16 April 2018

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: