Sel. Agu 3rd, 2021

SEBUTIR PELURU

SEBUTIR PELURU

aku lelah
berkubang darah
perjuangan mimpi
tak pernah dihargai

luka kujahit sendiri
tanpa morfin mengelabui
rasa sakit menyiksa
kuanggap tiada

percuma
t’lah kau curi asa
demi keegoisan semata
kuhentikan saja

aku kecewa
pada ia yang kubela
pergi tinggalkanku
satu butir peluru

tanpa ragu
kutarik pelatuk itu
terasa dari tekak
menembus otak

Angga I. Anurraga a.k.a Simon Salvatore Maranzano
Wonosobo, 25 Mei 2018
22.35

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: