SECUIL AKSARA Kumpulan Puisi KANU GRAHAN

0
284

001
CAHYA DHUHA

Sepagi ini
Di kemelaratan hati
Yang entah di mana bertepi

Aku gagal pahami
Mimpi malam tadi

Di tengah cahya Dhuha
Rendahkan kening
Dalam beludru biru

Aku …
Damba kasihNya dalam selalu

Kanu Grahan
Simpang, 21 Agustus 2017

[divider]

002
O, …RINDU

O, … rindu
Hentikan sejenak bisikmu
Yang meracau kalbu

Sebab,
Aku belum berdiri di tengah senja
Di kemarau,
Tak ada kuwung kelir rupa tujuh

O, … rindu
Terik layu
Puisiku gagu

Kanu Grahan
Simpang, 23 Agustus 2018

[divider]

003
HARIKU WAGU

Dan,
Sekali lagi
Tak maksud saru aku menyeru padamu

Kasih …
Aku merindu
Dengan wagu terbata kekataku
Kesan janggal pun banal

Hariku wagu, tanpamu

Kanu Grahan
Simpang 25 Agustus 2018

[divider]

004
PENANTIANKU

Pandar malamku
Cahya habis napas
Mati lentera diembus angin rindu

“Dengusmukah itu ?”

Lalu,
Sekelebat nur
Bersama asa membaur
Mesra membelai jiwa
Kisah terbingkai doa

Lirih bathin merintih
Kasih, …
“Penantianku tak sirna”

Kanu Grahan
Simpang 25 Agustus 2018

[divider]

005
MEMBUAS RINDUKU

Rindu ‘kan kugambar
Di atas rimba hati yang terbiar

Dan,
Semak sepi menampar
Luka sekujur terpapar
Terkulai aku di belukar

Biar, …
Membuaslah kau rasa rindu
Buru,
Jangan ragu,
Hingga temu hati yang dulu tawarkan sebejana rasa.

Kanu Grahan
Simpang 26 Agustus 2018

[divider]

006
SAJAK SEPI

Oh, sepi
Gemar ‘kali aku kau setubuhi
Di ranjang malam
Perihku dalam

Oh, sepi
Cumbuiku penuh birahi
Di antara purnama yang membakar sunyi

Dan,
Libido luka hatiku meninggi
Di antara jarum jam yang terus berlari

Aku,
Perih,
Rintih,
Dalam kata masih

Kanu Grahan
Simpang, 26 Agustus 2018

[divider]

007
DIK

Tahu kau dik ?
Lelahku melansir mimpi
Pada bukan hanya gelap malam,
Terik jua andil menadah talam,

Tentang senyum yang paling puisi
Kepunyaanmu dik,

Hendak meragukah kau ?
Pada hati yang ingin

“ya hatiku, yang selalu bermimpi kitalah lingga dan yoni”

Dik,

Kanu Grahan
Simpang, 27 Agustus 2018

[divider]

008
SANG PENGHIBUR

Lantakmu tak peduli
Pada sesiapa engkau bagi secebis mimpi,
Punguti,
Sejuta caci yang getirkan getar hati,

Merebahlah,
Asokan kejap raga nan lemah
Jerit limpah
Dalam ruah

Kabarkanlah,
Pada chandra purnama yang kiasnya dingini hati,

Apakah mereka sumringah ?
Tawa renyah.
Atau, berpura geliat tak hilang resah dan sembunyikan padah

Teruslah membaur,
Sang penghibur.

Kanu Grahan
Simpang, 27 Agustus 2018

[divider]

009
WIRANG DIRI

Tak maksud agul diri
‘Tuk saji imaji
Aku hanya kekata hinadina
Memplot bait hati gulana

Wirang jika kekata
Menyangka sebuah sesumbar belaka,
Aku menyaji tak maksud cabik gudang diksi,
Menoreh bahasa ibu yang tak baku

Tiap kekata adalah sebilang wakili hati,
sungguh wirang diri

Kanu Grahan
Simpang, 28 Agustus 2018

[divider]

010
CUILAN PUISI

Coba mengarti
Denyut indah dalam hati

Yang debarnya distorsi
Menyulut imaji tuk merangkai bait-bait hati

Kanu Grahan
Simpang, 30 Agustus 2018

Tinggalkan Balasan