Ming. Jun 20th, 2021

Statin dan Resiko Katarak

Statin adalah golongan obat resep untuk menurunkan tingkat kolesterol dalam darah. Pengembangan katarak dapat dipengaruhi oleh efek statin pada proses oksidasi. Katarak adalah sejenis kerusakan mata yang menyebabkan lensa mata berselaput dan rabun. Lensa mata menjadi keruh dan cahaya tidak dapat menembusnya, bervariasi sesuai tingkatannya dari sedikit sampai keburaman total. Sifat kolesterol statin juga dapat mengganggu regenerasi sel dalam lensa mata, yang membutuhkan kolesterol untuk menjaga transparansi.

Pasien yang mengonsumsi obat ini karena dia berada pada risiko penyakit jantung, atau sudah memiliki penyakit jantung dapat merasakan manfaat statin yang terbukti jauh lebih besar daripada risiko yang diduga yaitu katarak tetapi dokter seharusnya tidak meresepkan obat ini sekalipun termasuk obat ringan.
Uji klinis menunjukkan bahwa statin mengurangi tingkat LDL (low-density lipoprotein). LDL berfungsi untuk mengangkut kolesterol dari hati ke jaringan dengan menggabungkannya ke dalam membran sel. LDL seringkali disebut sebagai kolesterol jahat. Statin dapat melindungi dari penyakit jantung dan tingkat LDL yang lebih rendah akan semakin baik. Mereka yang memiliki kadar kolesterol rendah memiliki resiko kematian yang rendah akibat serangan jantung, tetapi beresiko terjangkit penyakit lain seperti katarak. Pengguna statin juga memiliki kesempatan menderita kanker.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: