Rab. Des 8th, 2021

Tanpa Judul

Photo source : https://id.wikipedia.org/

Reruntuhan di pulau seribu
Puing puing teronggok mati
Bagai lukisan kaca dilempar batu

Tanah ini tak bertuan
Di sepanjang jalanan berbatu
Debu meruah hingga batas kepala
Menyiksa pandang kita
Binal meliar mencari arah

Aku masih diguncang roda kayu pedati
Angkuh menggilas mati ilalang kering
Pada pecahan tanah yang membatu
Punggung membilur mencumbu tulang

Buku buku yang sengaja tanpa judul
Hidup menumpuk di sudut ruang kosong
Sampul tua terkoyak sebelum terbaca
Satu di antaranya adalah aku
Epilog pertamaku begitu lugas
Ketika satu nama tersimpan
Apik kueja sesempurna purnama
Atma jadikan segalaku hidup
Dan hidupku jadikan ia menjati
Hingga di akhir ceritaku nanti

Karya Hujan Mayang

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: