Sab. Mei 8th, 2021

TERLAMBAT

TERLAMBAT

maafkan aku selama ini
pergi tak peduli
berlari tanpa henti
menganggapmu mimpi

sadar diri
bodoh menuruti
kejamnya hati

pengecutnya aku
takut untuk bertemu
demi martabatku

selalu menghantui
hingga nyata kutemui
rasa salahku padamu
ibu muda yang selalu pilu
sejak kejadian itu

ampuni kesalahanku
mungkin tak pantas kudapatkan
meski terlambat kuhaturkan
satu pertanggungjawaban

maafkanlah aku
membunuh keluargamu
merusak indah wajahmu
pada kecelakaan waktu itu

Tinta Angkara
Negeri Saba, 16 Juni 2018

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: