Kam. Feb 27th, 2020

UNTUK TUAN GURU – Tinta Angkara

UNTUK TUAN GURU
ditulis dan dibacakan oleh Tinta Angkara

UNTUK TUAN GURU

kami, dahaga akan ilmu
ke sana kemari mencari guru
bukan untuk menjadi sepertimu
tapi agar jujur pada kalbu …

kami sendiri di sini
memiliki imajinasi
pada sejuta mimpi
yang tak kau pahami

salahkah kami jika berbeda
dosakah bila cara pandang kita tak sama
“ndasmu!” kata dia penuh amarah
perlakukan kami bagai bedebah
saat terlepas dari kaidah
katanya tak lagi indah

sudah kehilangan arah
masih saja kau menjerambah
rendahkan kami ke tanah
kau injak dengan pongah

kutahu, jalanmu bukan jalanku
paling tidak tunjukkan padaku
jangan kutuk kami karena tersesat
hantarkan, tanpa harus menjerat
bila kau tahu tempat yang kami tuju
bukan seenak seleramu

yang kau anggap maju
bagiku zaman batu
wahai Tuan Guru
yang menuduh kami tabu
haruskah kami selalu kalah
kejujuran hati kami, kau anggap sampah

sebutlah kami urakan
namun bukan arogan
melepas aturan untuk gaya-gayaan
kami junjung pemberontakan
bila hukum tak tak lagi mengayomi
bila cinta selalu terdzolimi

Tinta Angkara
Negeri Saba, 3 Agustus 2018

Terimakasih untuk Inayah Wahid dan Sujiwo Tejo yang menginspirasi.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: